Tips agar CV-mu Lulus Screening HR

Tips agar CV-mu Lulus Screening HR

Ketika kamu melamar pekerjaan, apa dokumen wajib yang harus kamu sediakan? Pasti CV bukan? Karena merupakan hal utama, CV harus lulus pemeriksaan atau screening dari perekrut agar kamu bisa lulus tahap seleksi. Lalu bagaimana CV harus dibuat agar memenuhi criteria yang dimiliki perekrut (HR)? Ayo cek poin-poin berikut!

  1. Menyesuaikan desain CV

Kamu perlu tahu bahwa CV tidak perlu kaku. Kamu bisa mendesain CV sesuai dengan karakter diri. Namun, desain sebaiknya tidak berlebihan, ya. Kamu bisa menyesuaikan desain dengan posisi yang kamu lamar. Contoh, apabila kamu melamar ke perusahaan IT, bisa menggunakan warna biru atau ornamen-ornamen IT yang sesuai dengan tema teknologi.

  1. Buat CV mudah dibaca

Gunakan font yang formal dan biasa, jangan terlalu bergaya, dan usahakan tulisan dibuat seragam. Ukuran font juga dibuat dalam ukuran normal, tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Layout juga perlu dibuat simple dan sederhana, agar tidak memberi kesan berlebihan.

  1. Beri tanda bold pada bagian penting

Tanda bold berguna untuk menekankan poin yang penting, yang mau kamu highlight. Teknik ini seringkali diabaikan pelamar, padahal tulisan yang di bold sangat membantu perekrut untuk membaca CV. Contoh poin yang harus kamu bold adalah pengalaman, skills, achievements, dll.

  1. Buat CV berdasarkan fakta

Cantumkan hal yang berbau fakta di CV-mu. Jangan cantumkan hal yang berupa klaim kesuksesan diri. Contoh, jangan menulis “saya adalah seorang pekerja keras dan memiliki komitmen yang tinggi”, karena hal tersebut sulit untuk diukur dan dinilai perekrut. Tulislah, “saya pernah mendapat penghargaan sebagai karyawan terbaik”, karena hal tersebut pasti dan dapat diukur.

  1. Cantumkan kontak yang bisa dihubungi

Selain perlu mencantumkan nomor HP, kamu perlu melampirkan email yang aktif. Tapi, pilihlah email yang resmi dan professional ya. Kalau perlu, cantumkan juga media sosial, dan blog jika ada.

  1. CV jangan berlembar-lembar

CV yang ideal cukup 1 atau 2 lembar. Kalau kamu memiliki sangat banyak pengalaman dan kemampuan, cantumkan saja hal yang paling membanggakan dan paling dominan. Jika terlalu tebal, perekrut juga tidak akan membaca semua informasi di dalamnya, dan hal ini berkemungkinan akan mempengaruhi nilaimu.

Demikian tips seputar CV yang dapat kamu ambil sebagai referensi pembuatan CV saat akan melamar kerja. Yang terpenting, jangan bertele-tele dalam menulis CV, muat intinya saja, dalam kata-kata yang singkat namun tetap memiliki arti yang jelas. Jangan lupa juga sertakan foto diri yang formal dan rapi. Penampilan CV yang baik bisa jadi nilai plus bagi perekrut dalam memilih kandidat yang melamar di perusahaan.


Tinggalkan komentar anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.