Inilah Tahap-tahap Membuat Website yang Wajib Kamu Tahu!

Inilah Tahap-tahap Membuat Website yang Wajib Kamu Tahu!

Seiring berjalannya waktu, ilmu pengetahuan dan teknologi semakin berkembang pesat. Berbagai sektor usaha di segala bidang telah banyak mengadopsi penggunaan website untuk mendukung kegiatan sehari-hari mereka. 

Website, atau situs web dalam bahasa Indonesia, adalah sekumpulan halaman yang saling berhubungan dan berisi sekumpulan informasi. Website dapat memuat berbagai media selain tulisan, seperti gambar, video, tautan, dan sebagainya.

Namun, bagaimana cara membangun atau membuat sebuah website? Berikut 6 tahapannya!

  1. Perencanaan 

Tahap pertama yang perlu dilakukan saat ingin membuat website adalah menyusun rencana. Banyak hal yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu, yaitu apa tujuan pembuatan website, bagaimana mengumpulkan data yang akan menjadi isi website, bagaimana website akan dirancang atau didesain, dan lain-lain. Agar lebih profesional, kamu bisa membuat timeline atau jadwal dengan tenggat waktu yang sesuai.

  1. Desain 

Setelah membuat perencanaan, kamu perlu mendesain tampilan dalam dan luar websitemu. Desain ini memiliki pengaruh yang cukup besar, karena tampilan website yang eyecatching dapat memacu pengguna untuk mengakses websitemu. Desain dapat berupa tata letak komponen, warna, jenis huruf, gambar, dan lain-lain. 

  1. Pemrograman 

Untuk dapat mengimplementasikan ide-ide yang telah dibuat, kamu perlu melakukan pemrograman (scripting). Berdasarkan gambaran yang diperoleh di tahap desain, kamu dapat melakukan scripting dari hasil desain tersebut ke dalam bahasa web sehingga bisa diluncurkan di Internet.

  1. Uji Coba

Untuk memastikan semuanya terorganisir dengan benar, kamu perlu melakukan uji coba. Cobalah posisikan dirimu sebagai pengguna, dan akses seluk beluk website. Dengan begitu, kamu dapat dengan jelas menemukan kesalahan atau error dalam website. 

  1. Promosi

Setelah lulus uji coba, kamu perlu melakukan kegiatan promosi untuk memperkenalkan websitemu pada orang-orang di luar sana yang memiliki potensi untuk mengaksesnya. Kamu bisa mencantumkan websitemu pada media sosial, pada brosur, dan sarana lain secara online maupun offline. Jangan lupa masukkan situs webmu ke search engine untuk mempermudah pencarian pengguna.

  1. Pemeliharaan 

Setelah melewati tahapan di atas, kamu tidak serta merta melepas website begitu saja, kamu perlu melakukan pemeliharaan (maintenance) website untuk menghindari isu-isu yang mungkin terjadi, dan menjaga website mu tetap ter-update dengan informasi-informasi terbaru.

Gimana? Sudah siap membangun website? Semoga informasi di atas bermanfaat yah!


Tinggalkan komentar anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.