Warning: is_file() expects parameter 1 to be a valid path, string given in /srv/users/serverpilot/apps/oneindonesia/public/wp-content/plugins/sitepress-multilingual-cms/embedded/wpml/commons/src/wpml-auto-loader.php on line 121
Belajar Arti Hidup dari Perjuangan Guru ini - One Indonesia - Bantuan Pendidikan di Indonesia

Belajar Arti Hidup dari Perjuangan Guru ini

By November 24, 2016Artikel
perjuangan-guru-yang-berenang-di-nusa-tenggara-timur

Setiap hari, jutaan manusia berlomba untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik. Para suami yang berjuang mencari nafkah untuk keluarganya, seorang anak yang rela bangun pagi-pagi buta, untuk bergegas menuju sekolah tempat dia menuntut ilmu, demi masa depan yang cerah. Juga seorang ibu yang selalu siaga mempersiapkan semua keperluan bagi suami dan anak-anaknya yang akan beraktivitas setiap pagi.

Yang tak kalah mengharukan adalah perjuangan seorang guru, yang mengajar di daerah terpencil, sebelah timur Indonesia, tepatnya di daerah Pulau Pura Kabupaten Alor Nusa Tenggara Timur.

Mungkin bukan hanya harus bangun lebih pagi, bahkan beliau harus mengarungi lautan dengan cara berenang, demi sampai ke tempat dia mengajar. Ini bukanlah adegan dalam film laga Holywood, lewat akun Instagram @M.Rizky2005 , video yang sempat menjadi viral di media sosial ini, memperlihatkan perjuangan seorang guru yang harus berenang dengan mengangkat tas di tangan kanannya, mengarungi lautan tanpa jaminan asuransi kesehatan bahkan asuransi jiwa dari siapapun.

Berikut Video Perjuangan Seorang Guru

Memang di daerah tersebut, merupakan daerah yang sangat minim tingkat pendidikannya, Bayangkan saja, dengan jumlah penduduk sebanyak 5.144 baru tersedia 8 sekolah tingkat dasar dan 2 sekolah tingkat menengah pertama. Sedangkan untuk sekolah tingkat SMA belum tersedia. Untuk Dusun Timuabang sendiri, Madrasah Ibtidaiyah Swata Darussalam adalah satu-satunya sekolah yang ada.

Selain itu, infrastruktur perjalanan darat pun belum memungkinkan untuk dilalui kendaraan, maka perahu masih tetap menjadi pilihan anak- anak usia sekolah untuk menuntut ilmu di sini. Baik untuk menuju dusun lain tempat sekolah SMP berada misalnya, maupun menuju pulau lain untuk menuju SMA yang memang belum ada di pulau Pura ini.

Pak guru ini, punya cara sendiri untuk meningkatkan taraf hidupnya, bukan kemewahan harta yang dia cari, bukan pula jabatan tinggi dan penghormatan dari siapapun, bagi beliau kebermanfaatan ilmu yang dimilikinya, yang bisa menjadi jalan kebaikan ribuan anak didiknya di Pulau Pura tersebut, menjadi kenikmatan yang hakiki demi kualitas hidup yang tinggi setelah mati.

Karena pak guru ini sangat sadar, ilmu yang bermanfaat bisa meningkatkan taraf hidupnya setelah dia mati di hari akhirat nanti.

Bagaimana dengan kita ?

 

Kontributor :

Dhony Raka – Bogger Sekaligus Konsultan Digital Marketing

Website : masraka.website & dmlabs.id

Leave a Reply

Languages