Cara Baru Dalam Berbagi – Ruang Berbagi Ilmu

Jikalau mendengar kata “berbagi” kata apa yang terlintas pada Anda? Sedekah, beramal, berbagi makanan atau pakaian, zakat, qurban, penyaluran buku, dsb. Hal-hal yang tersebut adalah obyek yang biasa kita berikan dalam aktfitas berbagi ini, dimana biasanya berupa materi.

Lalu timbul pertanyaan baru, apakah berbagi itu selalu identik dengan materi? Adakah cara lain untuk berbagi?

RUBI adalah cara baru untuk berbagi dimana tidak sekedar materi saja yang dibagikan. RUBI (Ruang Berbagi Ilmu) merupakan sebuah gerakan untuk membagikan ilmu atau pengetahuan. Mungkin bahasa sederhananya adalah mengajar atau istilah keren di dunia professional biasa disebut dengan training atau pelatihan.

Menariknya dari RUBI, kegiatan mengajar atau training ini disampaikan kepada guru-guru dengan akses belajar terbatas oleh sejumlah relawan yang berasal dari kota besar. Relawan dari kota besar ini sengaja mencari daerah dengan guru-guru yang bersemangat belajar dan membantu memenuhi kebutuhan pengetahuan tertentu. Misalnya guru di Kabupaten X membutuhkan penjelasan lebih lanjut mengenai Multiple Intellegences, maka RUBI bekerja sama dengan Dinas Pendidikan daerah Kabupaten X untuk mengadakan kegiatan pelatihan terkait pada waktu tertentu. Pihak RUBI kemudian membuka pendaftaran untuk para narasumber yang memenuhi kualifikasi materi dan waktu penyelenggaraan tersebut. Jika sudah menemukan narasumber, dapat dibuat kesepakatan pemberangkatan menuju kegiatan RUBI di Kabupaten X.

Hal unik lainnya adalah RUBI dilakukan oleh RELAWAN, seorang yang benar-benar tanpa pamrih (bayaran), yang mengeluarkan segala kebutuhan kegiatan ini dengan koceknya sendiri. Mulai dari transportasi, akomodasi, konsumsi, hingga perlengkapan materi yang perlu dipersiapkan sendiri. Semua biaya ditanggung SENDIRI – dan ini luar biasa sekali. Bayangkan, seorang narasumber RUBI yang berasal dari Jakarta memilih berbagi ilmu di Kabupaten Fakfak, Papua, berapa kocek yang perlu ia keluarkan untuk transportasi bulak-balik Jakarta-Fakfak, beserta akomodasi dan transportasi?

Kekuatan berbagi memang luar biasa sekali, ketika kita bergotong royong, semua masalah terasa lebih mudah diselesaikan. Masalah pendidikan adalah masalah yang sangat rumit jika kita hanya menuntut dan mengkritik pemerintah melakukan sesuatu niscaya masalah ini tidak cepat juga selesai. Berbeda jika kita turun tangan membangun pemerintah mungkin kita bisa menyasar hal-hal yang tidak disentuh oleh pemerintah. Kita bisa mengisi ruang-ruang kosong yang tidak terlihat awalnya dengan sumber daya yang kita miliki, dari kita sendiri untuk Indonesia.

“Karena mendidik adalah tanggung jawab setiap orang terdidik.” – Anies Baswedan

Bagi kamu-kamu kaum terdidik, yuk sama-sama berpartisipasi dalam pendidikan, dengan mengikuti kegiatan RUBI semester ini. Caranya bisa dengan mendaftar sebagai relawan narasumber dan dokumentator di link ini http://ruangberbagiilmu.org/wp/pendaftaran/

Selamat berbagi ilmu 😀

Sumber Foto : http://ruangberbagiilmu.org/wp/pendaftaran-relawan-narasumber-dan-dokumentator-rubi-semester-ii-2016-telah-dibuka/

Leave a Reply