(Masih) Hari Pertama Sekolah

By July 14, 2016Pojok Kris

Kalau masuk playgroup persiapannya heboh, maka ketika anak kami masuk TK setahun kemudian, persiapannya lebih santai. Begitu juga ketika kemudian masuk SD. Hanya saja, ketika masuk SD, saya yang lebih aktif mencari tahu teman-teman sekelasnya dan (terutama) no handphone orang tuanya. Tidak semua, sebisa yang saya temui di hari pertama itu saja.

Menurut saya, no handphone ini penting. Terutama ketika anak tidak masuk sekolah atau ada tugas yang tidak jelas. Atau ketika tiba-tiba ada pengumuman mendadak libur karena satu dan lain hal. Karena biasanya pengumuman semacam itu beredar cepat melalui Bbm atau Whatsapp.

Nah disinilah masalah biasanya “mulai timbul”.
Di jaman serba teknologi canggih ini, fasilitas yang bagus kadang disalahgunakan. Selain info seputar pelajaran atau kegiatan sekolah, ada juga hal negatif yang menyertai: gosip dan berbagai macam broadcast yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya yang ujung-ujungnya malah membuat ribut dan saling serang di dunia maya. Kita sebagai pengguna yang harus selektif. Jadi biasanya saya menolak dengan halus kalau akan diikutkan ke grup Bbm atau Whatsapp.

Selain dengan sesama orang tua, kalau waktunya memungkinkan, kami juga berusaha berkenalan dengan guru wali kelasnya. Untungnya sekolah memfasilitasi kami, orang tua murid, dengan guru wali kelasnya dengan buku penghubung yang setiap hari dibawa oleh anak kami. Komunikasi dengan guru wali kelas pun menjadi lancar.

Sekarang seiring berjalannya waktu dan anak sudah semakin besar, maka sekarang kami yang mencoba melatih tanggung jawabnya. Kami menunggu “laporan pandangan mata” di hari pertama sekolah dan tugas mencari no handphone, kami serahkan ke anak juga.

Sekali lagi, selamat bersekolah!

Leave a Reply